Pihak Eksternal yang menggunakan informasi akuntansi adalah Kreditor atau pemberi pinjaman, Investor, Pelanggan, Instansi pemerintah, Masyarakat umum, Karyawan, Mitra bisnis, Lembaga keuangan, Otoritas pajak.
Daftar Isi Konten
ToggleApa Itu Pihak Eksternal Informasi Akuntansi?
Pihak eksternal adalah orang/lembaga yang tidak akan terlibat dalam hal pembuatan keputusan perusahaan, namun mereka tertarik pada informasi keuangan perusahaan untuk tujuan pribadinya. Pemakai informasi akuntansi eksternal meliputi:
- Investor
Investor adalah orang yang memberikan penyertaan modal kepada perusahaan. Investor membutuhkan informasi akuntansi berupa kondisi keuangan sebagai dasar evaluasi. Informasi ini penting, karena akan menentukan keputusan investor di masa yang akan datang. Jika kondisi keuangan perusahaan dinilai kurang baik, ada kemungkinan investor akan mengalihkan investasinya ke perusahaan lain. - Karyawan dan Serikat Pekerja
Dengan informasi keuangan yang tersedia, karyawan dapat mengetahui prospek karir masa depan. Karyawan juga dapat mengetahui besarnya bonus yang diterima, sekaligus sebagai sarana evaluasi diri terhadap kinerjanya. - Kreditur
Kreditur adalah pihak yang meminjamkan dana sebagai modal kepada perusahaan. Contoh: Bank. Bank akan mengevaluasi perusahaan melalui informasi keuangan sehingga dapat memutuskan apakah akan memberikan pinjaman atau tidak. - Pemerintah
Dengan mengetahui informasi akuntansi, Pemerintah dapat memantau dan memantau perusahaan dalam hal pembayaran pajak, kelayakan gaji pegawai, dan kontribusi sosial kepada masyarakat. - Masyarakat
Masyarakat perlu mengetahui informasi akuntansi perusahaan untuk dapat memastikan peran perusahaan dalam menjalankan kewajiban sosialnya.
Secara garis besar ada 2 pihak yang disebut sebagai pengguna informasi akuntansi, yaitu pihak internal dan pihak eksternal.
Apa Itu Pihak Internal Informasi Akuntansi?
Pihak internal adalah pihak-pihak yang ada di dalam suatu perusahaan dan berkepentingan untuk membuat kebijakan perusahaan. Sedangkan pihak eksternal adalah pihak di luar perusahaan yang mempunyai hubungan dengan perusahaan dan berkepentingan dengan kebijakan perusahaan.
Dalam suatu perusahaan, pihak internal yang menggunakan informasi akuntansi adalah manajer. Manajer yang membutuhkan informasi akuntansi adalah orang-orang yang sudah berada di level manajemen puncak seperti CEO atau General Manager, dan manajemen menengah seperti manajer keuangan dan manajer produksi.
Mengapa Membutuhkan Informasi Akuntansi?
Informasi akuntansi sangat dibutuhkan oleh manajer sebagai pedoman sebelum membuat kebijakan. Misalnya, sebelum memutuskan untuk menentukan harga suatu produk, manajer terlebih dahulu harus menentukan berapa biaya produksi yang dikeluarkan.
Biaya-biaya tersebut didapat dari sistem akuntansi perusahaan. Bisakah Anda bayangkan jika Anda tidak memiliki informasi itu? Manajer mungkin hanya menebak dan perusahaan akan kalah dalam bersaing dengan kompetitor bisnis.