Laba Bersih Proses Produksi

Laba Bersij Proses Produksi
Permudah Pembukuan Akuntansi dengan Training Accurate dari Szeto!

Optimalkan akuntansi bisnis Anda dengan Training Accurate dari Szeto Accurate Consultants. Dapatkan pelatihan profesional dan kuasai fitur Accurate Online. Coba demo sekarang dan rasakan manfaatnya!

Laba bersih dari proses produksi merupakan indikator penting dalam akuntansi dan manajemen bisnis, menggambarkan keuntungan yang diperoleh setelah semua biaya terkait proses produksi dikurangi dari pendapatan. Pada artikel ini akan dijelaskan cara menghitung laba bersih proses produksi beserta cara menghitungnya.

Manfaat Menghitung Laba Bersih Proses Produksi

Menghitung laba bersih dari proses produksi memiliki berbagai manfaat penting bagi perusahaan. Berikut beberapa manfaatnya:

Baca juga:  Cara Menyiapkan Akuntansi Pajak untuk Bisnis Baru

1. Evaluasi Kinerja Keuangan

Laba bersih membantu perusahaan memahami seberapa efisien dalam mengelola biaya produksi dan operasional. Selain itu, perusahaan juga dapat mengidentifikasi area di mana biaya terlalu tinggi dan memerlukan pengurangan atau penyesuaian.

2. Pengambilan Keputusan Strategis

Laba bersih membantu perusahaan menetapkan harga produk yang kompetitif namun tetap menguntungkan. Selain itu juga berguna dalam keputusan investasi seperti membeli peralatan baru, mengembangkan produk baru, atau memasuki pasar baru.

3. Perencanaan dan Pengendalian Anggaran

Lba bersih membantu perusahaan penyusunan anggaran yang realistis berdasarkan kinerja keuangan sebelumnya. Selain itu juga membantu perusahaan mengendalikan biaya dan memastikan bahwa pengeluaran tidak melebihi anggaran yang ditetapkan.

4. Penilaian Kelayakan Bisnis

Investor dan kreditor sering kali melihat laba bersih sebagai indikator utama kesehatan keuangan dan potensi pertumbuhan perusahaan. Selain itu, laba bersih juga membantu perusahaan menentukan apakah proyek atau lini produk tertentu menguntungkan dan layak untuk diteruskan.

Baca juga:  Faktur Pajak Digunggung Dalam Pemungutan PPN

5. Pemenuhan Kewajiban Pajak

Menghitung laba bersih membantu dalam estimasi pajak yang harus dibayarkan kepada pemerintah, sehingga perusahaan dapat memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan akurat.

Cara Menghitung Laba Bersih Proses Produksi

Menghitung laba bersih proses produksi melibatkan beberapa langkah yang mencakup penentuan pendapatan total dan pengurangan semua biaya yang terkait dengan produksi serta operasional. Berikut langkah-langkahnya

1. Tentukan Pendapatan Total

Hitung total pendapatan yang dihasilkan dari penjualan produk yang diproduksi dalam periode tertentu. Berikut ini rumusnya:

Pendapatan Total = Jumlah Unit Terjual × Harga Jual per Unit

2. Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Kemudian hitung semua biaya yang langsung terkait dengan produksi barang yang dijual, yang meliputi:

  • Biaya Bahan Baku: Biaya untuk bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.
  • Biaya Tenaga Kerja Langsung: Gaji dan upah yang dibayarkan kepada pekerja yang terlibat langsung dalam proses produksi.
  • Biaya Overhead Pabrik: Biaya tidak langsung yang berkaitan dengan proses produksi, seperti utilitas, penyusutan mesin, dan biaya pemeliharaan.
Baca juga:  Alokasi Biaya Produksi ke Persediaan Accurate Online

Berikut ini rumus untuk menghitung harga pokok penjualan:

Harga Pokok Penjualan (HPP) = Bahan Baku Langsung + Tenaga Kerja Langsung + Overhead Pabrik

3. Hitung Biaya Operasional Lainnya

Hitung semua biaya operasional lainnya termasuk biaya pemasaran, distribusi, administrasi umum, dan biaya penjualan yang tidak langsung terkait dengan produksi. 

4. Hitung Depresiasi dan Amortisasi

Depresiasi yaitu penurunan nilai aset tetap seiring waktu seperti mesin dan peralatan pabrik. Sedangkan amortisasi yaitu penyusutan nilai aset tidak berwujud. 

5. Hitung Biaya Bunga dan Pajak

Biaya bunga adalah biaya yang harus dibayar atas pinjaman atau hutang. Pajak adalah kewajiban yang harus dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan laba yang diperoleh.

6. Hitung Laba Bersih

Untuk mendapatkan laba bersih, kurangi total biaya yang telah dihitung sebelumnya dari pendapatan total. Berikut rumusnya:

Laba Bersih = Pendapatan Total − (Harga Pokok Produksi + Biaya Operasional Lainnya + Depresiasi dan Amortisasi + Biaya Bunga dan Pajak)

Picture of Ahmad Yani
Ahmad Yani

CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator

Artikel Terkait

Saatnya mengalihkan perhatian ke arah pertumbuhan bisnis Anda

Izinkan kami mempercepat dan mengotomatisasi proses akuntansi serta keuangan bisnis, memastikan Anda terus berkembang dengan keyakinan penuh.